lena 3

Posted: April 4, 2011 in art
Tags:

Sam keluar dari air, duduk di tepian kolam lalu meraih kepala Lena dan mengarahkan ke penisnya. Lena sejenak melirik marah pada Sam, namun kemudian penis pria itu ia masukkan juga ke dalam mulutnya dengan pasrah. Seluruh pengetahuannya tentang oral sex, ia terapkan saat itu, hanya sekedar ingin semua ini cepat selesai. Penis Sam ia kulum, kocok, jilat dan hisap, membuat Sam bergetar dan mengerang saking nikmatnya. Selanjutnya untuk beberapa saat, kepala Lena bergerak maju mundur merasakan mulutnya yang penuh oleh penis yang berdenyut denyut riang.

Tangan Sam menjulur ke bawah, meraih lagi dada Lena yang menggantung. Efek dari remasan itu membuat gerakan kepala Lena semakin intens, permainan lidahnya pun semakin liar. Jika terus berlanjut maka permainan akan lebih cepat selesai. Sam tak menginginkan itu. Cukup sudah bermain air. Saatnya main pijat-pijatan. Keduanya keluar dari kolam, mengeringkan tubuh dengan handuk (Sam dengan senang hati mengeringkan tubuh Magdalena ), lalu pria itu berbaring telungkup di tempat tidur berseprai putih dengan satu bantal putih yang terasa nyaman. Agak sulit juga Sam mengatur posisi yang nyaman ketika penisnya masih menegang. Dengan lesu, Lena duduk di tepian tempat tidur, memijit bahu Sam sebagai permulaan. Ia sebenarnya ingin menutup tubuhnya, setidaknya dengan handuk, tetapi Sam melarangnya. Pijatan di bahu tak berlangsung lama karena lelaki itu mengingkan ‘pijatan’ lain.Lena menghela nafas. Setiap pria yang pernah menidurinya selalu menginginkan hal yang sama. Lena menaiki tubuh Sam, menindihnya, memijat punggung lelaki itu menggunakan buah dada sambil bergerak naik turun.

“wahh…maan—taap see-kaa-liii……!!!”

Seandainya saja adegan pijat memijat itu direkam dan disebarluaskan, pastinya akan banyak lelaki yang marah dan patah hati karena iri pada keberuntungan Sam. Betapa tidak, seorang pria lusuh, berwajah seabstrak lukisan Picasso, tapi bisa menikmati ‘thai massage’ dari perempuan seperti Magdalena, yang tak hanya berwajah cantik, tapi juga berkulit halus, berdada besar dan berbodi aduhai. She is definitely every man fantasy. Betapakah tidak cemburunya pria di seluruh dunia menyaksikan Lena bergerak naik turun di atas punggung Sam, buah dada menekan punggung dan putingnya yang menggelitik nikmat. Dan betapa patah hatinya semua pria, ketika Sam berbalik menimati  ‘thai massage’ dengan dada, wajah konyolnya mengekspresikan kenikmatan luar biasa saat puting mereka saling beradu, saat Lena memberi  selingan dengan menjilati dan menyedot puting Sam.

“uughh…man-taaap….”

Lena menjilati tubuh Sam , memberinya ‘mandi kucing’ hingga ke bawah dan sekali lagi mengoral penis lelaki itu. Tetapi kali ini tak berlangsung lama, karena Sam sendiri sudah tak tahan lagi ingin segera merasakan kehangatan sebenarnya dari tubuh Lena.

Dengan cepat mereka berganti posisi, Lena terlentang di atas kasur, Sam di atasnya. Diciuminya bibir sexy Lena dengan bernafsu, tangannya aktif menggerayangi gunung kembar gadis itu. Sejuknya hembusan AC membuat suasana kian erotis. Gigi Sam dengan gemas menggigiti pelan puting Lena dan memberi  kenang kenangan berupa cupang merah di mulusnya buah dada gadis itu. Baru kemudian ia menempatkan penisnya di depan lubang vagina gadis itu .

“pelan pelan ….” Lena bergumam memohon

Sam mengangkat pinggul Lena ke arahnya dan menyelipkan penisnya yang keras di mulut vagina gadis cantik itu. Secara naluriah, Lena mencoba menjauh  yang justru malah memberi kesenangan pada Sam karena persinggungan tubuh mereka. Sam memang tak punya banyak pengalaman bercinta dengan perempuan, tapi ia punya banyak referensi dari koleksi film bokep miliknya. Meniru salah satu adegan yang ia ingat, Sam mengelus elus paha Lena yang terbuka lebar sambil terus melesakkan penisnya semakin dalam. Sejenak ia berhenti untuk menikmati pijatan vagina yang meski bukan perawan tapi tetap rapat. Begitu sempit, begitu hangat, begitu basah. Cara seperti itu rupanya efektif juga membangkitkan gairah Lena. Entah karena dorongan birahi atau karena ingin semua ini cepat selesai, ia ingin sekali Sam menusukkan penisnya lebih dalam lagi hingga ke ujung. Dan ketika akhirnya Sam melakukan itu, gelombang kenikmatan menghantam Lena bagai tsunami dan secara reflex ia meremas pantat Sam, mendorongnya agar masuk lebih dalam lagi. Sam mulai bergerak maju mundur menggenjot tubuh Lena sambil memegangi pinggang gadis itu.

“uuhhh…aahhhh…..” Lena tak bisa menahan erangannya, tangannya meremas remas sprei putih itu hingga acak acakan.

Ia memutuskan untuk menikmati saja semua itu dengan memejamkan mata, membayangkan jika yang sedang menindihnya adalah seorang pria tampan. Tanpa sadar Lena menggerakan pantatnya  saat genjotan Sam sejenak berhenti. Sam tersenyum melihat Lena lebih reaktif, ia pun memutar mutar pantatnya, mengaduk aduk vagina Lena dengan penisnya.

“oooh…..ooauhhhh…ooohh…..hsmmsjhhhh…..” rintihan Lena makin kentara , makin membuat Sam terangsang. Rasa perih bercampur nikmat dirasakan Lena dari vaginanya yang penuh oleh penis lelaki itu. Sam pun melenguh nikmat merasakan gesekan sensasional rapatnya dinding vagina Lena. Selama beberapa saat yang terdengar di kamar itu hanyalah gesekan penis Sam diringi erangan erotis Magdalena dengan latar belakang lagu smooth jazz dari CD player.

“dik Lena…ayo kita ganti posisi…”

Tanpa banyak bicara Lena mematuhinya. Sam kini terlentang di kasur, Lena berada di atasnya. Gadis itu menggenggam penis Sam dan diarahkan ke vaginanya. Lena dengan perlahan menurunkan tubuhnya, ia dan Sam pun berdesah bersamaan saat penis pria itu kembali melesak masuk. Magdalena bergerak naik turun di atas penis Sam. Buah dadanya kembali menjadi obyek remasan tangan ‘Rhoma Irama’ gagal tersebut.

“yah…terus…terus….uughhhh…..” semakin cepat Lena bergerak, semakin kuat remasan Sam.

Pada satu momen , Sam meminta jeda , ia menarik tubuh Lena hingga bibir mereka bertemu. Keduanya berciuman dengan ganas , lalu Lena melanjutkan goyang pinggulnya. Sam berganti gaya lagi. Lena mengeluh dalam hati, namun tak mengungkapkannya langsung. Tubuh Lena ia baringkan menyamping lalu vaginanya ia tembus dari samping. Rupanya gaya yang satu ini terasa lebih nyaman bagi Sam sehingga memutuskan akan menghabisi Lena dengan cara seperti ini. Sambil terus menggenjot, buah dada Lena ia remas seolah tak ada puasnya. Tubuh ‘beauty and demon’ itu kini sudah sama sama berkeringat, keduanya saling memacu tubuh. Saat akhirnya Sam mencapai klimaks, ia dengan cepat mencabut penisnya dan menyemburkan spermanya ke wajah Magdalena.

“oohhh…seem—purrr—naaa…aaahhhh…..”

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s