enjoying Ayu Anjani part 1

Posted: May 4, 2011 in art
Tags:

Sam merasa beruntung sekali tanpa harus berpendidikan tinggi & kaya, dia bisa menyetubuhi gadis SMA secantik Nadya, Anita, dan Renata yang bisa ‘dipakai’ kapan saja dan sebentar lagi dia bisa menikmati tubuh gadis cantik yang belum tersentuh sama sekali.

“kriiek..”. Sam langsung bisa melihat seorang gadis cantik sedang tertidur ketika dia membuka pintu. Sam menelan ludahnya sendiri menyaksikan pemandangan yang sekarang ada di depan matanya. Tubuh putih mulus terbaring di atas ranjang hanya tertutup celana dalam dan bh saja. Sam melucuti pakaiannya sendiri dalam sekejap. Dia menutup dan mengunci pintu kamar, Sam ingin menikmati tubuh indah yang ada di depannya tanpa gangguan karena Sam yakin dia akan merengkuh kenikmatan sebanyak-banyaknya dengan gadis yang seperti dalam mimpinya selama ini. Ketika Sam naik ke atas ranjang, Ayu tiba-tiba terbangun.

“siapa lo ??!!”, teriak Ayu. Sam langsung naik ke atas tubuh Ayu dan menindihnya sehingga usaha Ayu meronta-ronta sia-sia.

Sam tak pikir panjang lagi, bibir Ayu yang tipis itu langsung diemut-emut.

“tol..mppfhh..tol..”, teriak Ayu terputus-putus karena setiap kali Ayu berusaha menjauhkan bibirnya, bibir Sam langsung menempel lagi ke bibir Ayu bagaikan ada magnetnya. Ayu sama sekali tidak bisa menggerakkan kedua tangannya, kedua pergelangan tangannya ditekan oleh Sam. Ayu menutup bibirnya rapat-rapat saat Sam berusaha menyelipkan lidahnya ke dalam mulutnya. Sam tidak jadi mengajak Ayu french-kiss, dia malah menjilati seluruh wajah Ayu.

“tolong..jangann..jangannn..”. Lidah Sam terus menyapu wajah Ayu berulang kali sampai wajah cantik Ayu basah oleh air liur Sam.

“jangann..jangann..hh..”, lirih Ayu sambil melakukan perlawanan kecil. Ketakutan Ayu terjadi, tubuhnya mulai merespon secara alami saat Sam menjilati kupingnya. Sam kini mencupangi & menciumi leher Ayu.

“jaa..ngann..”, lirihan Ayu semakin pelan, perlawanan Ayu juga semakin melemah.

Sam tidak percaya, baru sampai leher saja, pertahanan Ayu sudah mengendor. Berbeda sekali saat merangsang Anita, Nadya, ataupun Renata. Sam senang sekali, tubuh korbannya yang ini sangat sensitif sehingga dia tidak perlu tenaga ekstra untuk merangsangnya. Sam merobek bh Ayu dengan sekali tarikan saja. Sam menelan ludahnya sendiri melihat sepasang gunung kembar Ayu apalagi kedua putingnya yang sangat menggoda untuk diemut.

“tolong..jangan..”, Ayu menangis berharap orang yang menindihnya akan kasihan karena Ayu tau dia tidak bisa melakukan perlawanan. Perlawanannya cuma menyilangkan kedua tangannya untuk menutupi payudaranya. Sikap Ayu malah membuat Sam semakin bernafsu. Sam membuka kedua tangan Ayu dan langsung menyerang kedua buah payudara Ayu dengan ganas.

“nn..jaa..ngannhhh..mmhh..”, tidak bisa membohongi diri sendiri lagi, Ayu mulai mengeluarkan desahan dari mulut mungilnya. Sam tersenyum merasa menang dan sudah menguasai Ayu lalu Sam melanjutkan aktivitasnya, mengenyot-enyot kedua puting Ayu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s