Jennifer dunn part 2

Posted: May 10, 2011 in art
Tags:

Kini tubuh kedua manusia itu sudah polos total. Sam terpana melihat keindahan tubuh muda dan segar, indah dan mulus milik Jenny yang cantik itu. Sedangkan Jenny, begitu kagum akan besarnya batang penis Sam yang sudah berdiri tegak dan kencang itu. Kemudian Jenny menarik tangan Sam dan menggiringnya menuju ranjangnya. Jenny sudah berbaring pasrah di atas ranjangnya, membuka pahanya lebar-lebar dan merentangkan tangannya. Sam sangat bernafsu dan tergiur akan keindahan tubuh bugil Jenny yang siap untuk dinikmati. Tanpa ragu lagi Sam naik ke atas ranjang itu dan menindih tubuh Jenny yang bugil. Tubuh mereka kini sudah melekat erat, bibir mereka sudah berpagutan mesra. Mereka berguling-gulingan penuh luapan birahi di atas ranjang itu. Tangan Sam terus meremasi lekuk tubuh bugil Jenny yang indah, mempermainkan payudara yang montok dan mengelus bibir vagina Jenny. Sedangkan Jenny terus meremasi batang penis besar dan tegak serta mengelus buah pelir yang mengantung itu. Jenny menyerahkan tubuh putih mulusnya kepada bang Sam yang hitam dan jelek itu.

Nampak Jenny mengerang ketika payudaranya diemut dan dihisap penuh nafsu oleh Sam, apalagi ketika jari Sam menerobos lubang vagina Jenny.

“Oooouuuggghhh ennakk bang!” desahnya sambil meremas kepala pria itu

Bang Sam terus mempermainkan lidahnya di atas perut Jenny yang rata, mulus dan kencang itu. Hal itu membuat Jenny tambah terangsang hingga akhirnya pasrah pada Sam yang mampu memberikan kenikmatan ragawi itu.

“Bang, entot Jenny…..masukin kontolnya ke memek Jenny” tanpa malu lagi Jenny meminta supaya Sam memasukkan penisnya ke liang senggamanya.

Dengan penuh nafsu, Jenny membentangkan pahanya, sehingga Sam dapat melihat vaginanya yang merah merekah dan sudah becek itu.

“Iya nih, abang juga sudah ngebet pengen ngentot sama non Jenny. Abang masukin yah” sambil berkata demikian, Sam memegang penisnya yang besar dan diarahkan ke liang vagina itu.

Perlahan-lahan dimasukkannya penis yang besar itu membelah vagina sempit milik Jenny dan didorongnya kuat-kual.

“Ooouuugh bang…ennaaakkk ssekallii..ehhssss..”

Mata Jenny yang sipit mendadak mendelik, merasakan nikmatnya sodokan penis Sam masuk sepenuhnya ke dalam liang senggamanya.

“Non Jenny, memeknya ennakk bangeett. Seemmppiitt!!.”

Sam merasakan penisnya bagai diremas-remas dinding vagina Jenny yang sempit dan lembut itu. Sedangkan Jenny merasakan, lubang senggamanya penuh dijejali oleh penis yang besar itu. Setelah mendiamkan barang beberapa saat, Sam mulai memaju mundurkan penisnya di dalam vagina Jenny. Ditarik dan ditekannya penis itu menerobos liang vagina Jenny, membuat gadis itu tambah kencang mengerang dan mendesah penuh nikmat.

“Aagghhh…uuggssshhh…oooghhh” terdengar erangan Jenny saat Bang Sam mengenjot dengan penuh nafsu.

Sambil mengenjotnya kuat-kuat, Sam juga meremas kedua payudara montok dan memilin kedua putingnya itu. Jenny sangat menikmati persetubuhan interacial itu, meskipun dengan lelaki jelek, hitam dan dari kalangan tukang. Ia sangat mendambakan penis besar dan panjang yang bisa membawanya terbang dalam kenikmatan. Setiap kali Sam menekan pantatnya ke bawah, Jenny menyambutnya dengan menaikkan pantatnya dan mengoyangkannya. Ketika Jenny memutar pantatnya, Sam merintih merasakan nikmat yang luar biasa.

“Ennaakkksss nonn…eehhhgg.” akhirnya yang kini terdengar di kamar Jenny adalah desahan nikmat diikuti erangan yang begitu mesra karena persetubuhan itu.

Hampir sekitar 30 menit, vagina Jenny digenjot dengan buasnya oleh penis Sam yang perkasa. Sudah 2x pula, Jenny mengalami orgasmenya. Setelah sekian lama mengenjot vagina itu, kini Sam yang akan mengalami orgasme. Dan akhirnya,

“Ouugghhh…saya keluar noonnn. Egghh.”

Crooott…ccrroott. Sam melepaskan spermanya yang kental dan banyak itu di dalam rahim Jenny sambil membenamkan penisnya dalam-dalam di rongga vaginanya.

“Eegghhh Liisssaa..kkee..llluuaarr laagii ehhkkkssss.” tak lama kemudian Jenny mengangkat pantatnya menyambut sodokan penis Sam, dan untuk ketiga kalinya Jenny mencapai klimaksnya. Jenny dan bang Sam tampak lemas, setelah mereka melepas kenikmatan satu sama lain. Tubuh Sam masih menindih tubuh Jenny, dan penisnya masih menancap di dalam vagina Jenny. Beberapa menit kemudian, Jenny bangkit dan menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya. Sam pun menyusul Jenny ke kamar mandi itu. Awalnya mereka membersihkan tubuh masing-masing, lalu saling raba dan remas tubuh pasangannya. Dan akhirnya, di kamar mandi itu kembali mereka bergumul penuh nafsu. Sam kembali menggenjot Jenny dengan berbagai macamgaya, kadang doggy-style, WOT, MOT sampai mereka benar-benar puas. Jenny pasrah saja diperlakukan seperti itu, karena dia pun merasakan nikmat yang luar biasa dari Sam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s