hesty purwa 3

Posted: December 29, 2011 in Uncategorized

Sam menarik lengan Hesty dan memapahnya ke kamar mandi. Hesty sempat melihat Ardi dan bilang “sorry honey”.
Ardi pun hanya pasrah melihat pacarnya di giring kekamar mandi yang ada sudut kamar. Ia hanya bisa membayangkan apa yang bakalan terjadi di sana. Akal bulus Sam tidak berhenti sampai di situ, ia berniat menaklukkan Hesty hingga gadis itu benar-benar tunduk padanya tanpa paksaan. Maka sesampainya di kamar mandi Sam teringat ucapan Hesty tentang surprise barusan. Untuk itu dia mencoba menghasut Hesty.
“Maaf ya cantik, Aku sebenernya gak mau melakukan hal ini ke wanita baik-baik seperti kamu”. kata Sam dekat telinga gadis itu “terus terang aja…sebenarnya semua ini rencana pacar kamu itu. Dia meminta Aku menjalankan kemauannya untuk membuat kejutan buat kamu. Pacarmu bilang dia pengen ngeliat kamu dientot lelaki lain” Sam memperjelas.
“Apaaa…!!?” seru Hesty dalam hati tidak percaya pendengarannya, darahnya mulai naik terhasut omongan Sam, ia terdiam selama beberapa saat sementara Sam terus menggerayangi tubuh telanjangnya yang sudah basah oleh air hangat. Entah apa yang dipikirkannya saat itu. Tiba-tiba saja ia berubah menjadi binal. Di wajahnya yang cantik terkembang sebuah senyuman nakal yang ditujukan pada si penjaga villa. Kemudian ia membuka pintu kamar mandi dan menarik Sam ke sudut kamar mandi. Dari arah itu Ardi dapat melihat dengan sangat jelas keduanya saling bertukar lidah sambil berpelukan mesra. Ardi pun semakin bingung dan panas melihat perubahan sikap Hesty itu. Hesty yang tadinya pendiam dan sempat iba melihat Ardi berubah menjadi binal dengan tatapan matanya seakan ingin menunjukan sesuatu kepada Ardi.
“aaachhh enakkhh sayaaangh!!” ringis Sam keenakan ketika lidah Hesty mulai menjalar ke leher dan menghisap puting hitamnya yang berbulu.
Tidak berhenti sampai situ, jilatan Hesty mulai turun ke selangkangan Sam. Penis besar itu mulai dihisap Hesty, walau terlihat agak kesulitan tapi batang Sam bisa dihisapnya dalam-dalam sambil sesekali jilatannya diarahkan ke buah pelir. Sam menarik Hesty berdiri dan membalik tubuh seksi Hesty menghadap ke pintu seolah ingin memamerkannya pada Ardi. Sam berjongkok di depan gadis itu dan mulai menghisap rakus kemaluannya dengan rakus.
“Yaa sayaanggh isaaaph teerrruuuzz sshhhh…enakkkhh”, ceracau Hesty yang mulai bangkit lagi birahinya.
Sam mulai kesetanan, dari belakang dalam posisi berdiri ia mulai memasukan batangnya ke vagina Hesty lagi.
“sssshhh ooohhh” desah Hesty saat seluruh batang Sam dimasukkan ke vaginanya.
Sam mulai menggenjot sambil tangannya meraba dan memutar-mutar kedua puting Hesty dari belakang. “plok plok plok plok” terdengar suara dua kelamin yang beradu.
“Eemmm kontolnya eenaaak sayaangg…teruuuzz entooot akuu…”. erang Hesty
Sam tidak bisa menjawab karena tiba-tiba Hesty menengok ke belakang dan langsung menyambar bibir tebal pria itu. Hesty yang birahinya sudah tak beraturan menahan gerakan Sam dan melepaskan kemaluannya, kemudian menyuruhnya duduk di closet dan menaiki batang perkasa yang masih mengacung tegak itu. Tangan kanan Hesty menggenggam penis itu dan mengarahkannya ke vaginanya. Tubuhnya lalu turun pelan-pelan hingga penis itu tertancap sedikit demi sedikit ke vaginanya.
“Aaaahhh…aahh…iyahhh!” desah Hesty penuh gairah
Setelah penis itu terbenam seluruhnya, bak penunggang rodeo Hesty mulai bergoyang sangat liar.
Penjaga villa itu nampak begitu gemas melihat wajah Hesty yang sedang naik turun di atas penisnya dan mengerang-ngerang kenikmatan. Berkali kali dia menciumi pipi kiri dan kanannya diselingi lumatan bibir, sungguh dia mendapatkan rejeki nomplok bisa menikmati kehangatan dan keseksian tubuh Hesty dengan segala kenikmatannya, apalagi kini Hesty telah takluk dan melakukannya tanpa dipaksa lagi seperti layaknya seorang kekasih. Hesty pun selalu menyambut pagutan pria itu dengan bernafsu meski gaya permainan Sam cenderung kasar. Dekapan Sam tak pernah lepas dari Hesty, keduanya menyatu dalam permainan birahi yang ganas. Kedua buah dada Hesty yang tersaji di depan wajah Sam tidak pernah dibiarkan menganggur olehnya, mulut dan tangannya terus meremas dan melumat gumpalan daging kenyal tersebut. Dalam posisi berpangkuan seperti itu, Hesty dapat dengan leluasa menggoyangkan pinggulnya. 15 menit kemudian, Sam mencoba berdiri sambil menggendong Hesty dengan penis yang masih menancap. Posisi mereka pindah ke bawah shower. Sam meneruskan genjotannya sambil menyandarkan punggung Hesty ke tembok dan mengangkat kedua kaki gadis itu. Ardi penasaran akan apa yang terjadi didalam sana, tapi mereka tidak terlihat lagi olehnya, hanya jeritan kenikmatan mereka saja yang bisa didengar olehnya. Selama 40 menit di dalam sana, Ardi sempat mendengar beberapa kali Hesty berteriak histeris menandakan ia mendapat orgasme beruntun dan terakhir Sam melenguh panjang. Setelah itu akhirnya kegaduhan di dalam berangsur-angsur mereda dan tinggal terdengar suara kucuran shower yang menandakan kedua insan di dalamnya sedang mandi bersama layaknya kekasih yang sedang kasmaran. Tak lama kemudian, Sam dan Hesty pun keluar dari kamar mandir dengan berlilitkan handuk. Hesty menggandeng tangan Sam dan bilang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s