yeyen hot 1

Posted: January 19, 2012 in Uncategorized

Tanpa disadari Yeyen di tengah – tengah perbincangan mereka yang makin akrab, jemarinya telah berada dalam genggaman sang lelaki tegap tersebut. Perlahan jemari lentiknya di angkatnya menuju wajahnya.., dan sebuah kecupan dijatuhkan lelaki berkumis tipis tersebut pada jemarinya. Sontak Yeyen kaget…Dan menarik tangannya. Tapi Sam pun tak membiarkan…
Segera ia pindah ke sebelah Yeyen.
“Lebih baik Sam tetap di kursi semula….”ucap Yeyen tegas.
“Saya hanya ingin melihat jari kamu yang sangat bagus…, masa tidak boleh..?”ujar Sam kembali meraih tangan Yeyen.
“Kuku kamu sangat terawat sekali…”tambah lelaki tersebut.
“Cincin ini juga sangat bagus…..”ujar Sam meneliti cincin kawin yang menghiasi jari manis wanita muda tersebut.
“Jangan macam-macam sam.., sebentar lagi suami saya akan menelpon dari Jakarta.., dan saya bisa saja mengadukan sam..”tambah Yeyen.
Sam tak menjawab, malah kini kedua tangan Sam mulai merengkuh bahu wanita muda tersebut. Menariknya ke arahnya.. Yeyen berusaha untuk tak jatuh dalam rengkuhan lelaki tegap tersebut. Tapi apalah dayanya, tenaga wanitanya tak cukup kuat untuk melawan keinginan Sam. Dan ia terjatuh dalam dekapan erat lelaki itu. Menyadari hal itu Yeyen berusaha memalingkan wajahnya, namun dekapan erat tersebut menyesakkan nafasnya. Dengan tangannya yang masih bebas Yeyen berusaha menampar wajah lelaki tersebut. Tapi Sam pun tanggap dan menangkap tangan tersebut.
Sam mulai mendekatkan wajahnya. Kecupannya jatuh di permukaan pipi Yeyen yang licin tersebut. Terus menjalar pada leher yang putih bak pualam. Menjilati urat leher yang menjulang menopang kepala yang tengah berontak tersebut. Terus menjalar ke atas, perlahan menyusuri lekuk rahang, terus keatas dan menyambangi bibir merah yang ranum. Dihisapnya perlahan kedua bibir yang ranum tersebut. Hingga Yeyen tersedak hampir kehabisan napas.
Lalu tubuh sintal tersebut dilepaskan oleh Sam. Dan Yeyen jatuh menelungkupkan wajah pada sofa. Mulai terisak-isak sembari menutupi wajahnya dengan kedua tangannya.
Sam kembali mendekatkan wajahnya. Tangannya menyibakkan rambut halus yang ada pada tengkuk wanita muda tersebut. Bibir berkumis tipis itu mendarat pada tengkuk Yeyen. Bulu romanya segera berdiri… Tangan Sam tak tinggal diam dan berusaha menjangkau dada wanita muda tersebut. Yeyen berbalik untuk segera menghindar. Namun Sam tak melepaskannya. Sebelah tangannya segera menahan punggung Yeyen. Sementara yang sebelah lagi mulai menjalar pada dada yang terbungkus kimono biru tersebut. Ciumannya juga mampir pada bibir merah yang ranum milik wanita muda tersebut.
Mungkin karena hari itu adalah hari yang melelahkan bagi Yeyen, rontaannya mulai lemah dan tak bertenaga lagi. Sehingga Sampun dengan leluasa melakukan rabaan dan remasan pada sekujur tubuh wanita bertubuh langsing tersebut. Terasakan oleh Yeyen betapa lincah dan sangat pandainya lelaki itu merabai tubuhnya. Yeyen pun mulai terbakar, tapi ia tak menyerah begitu saja. Hingga …
“Lebih baik yeyen menurut saja.., saya bisa saja memperkosa kamu dan membongkar semua ini pada semua teman-teman kamu…”bisik Sam. Dalam isaknya Yeyen segera terdiam. Kini tanpa perlawanan yang berarti Sam melucuti kimono dan dan celana tidur yang dikenakan Yeyen sehingga praktis ia hanya mengenakan bra dan secarik segitiga pelindung pertemuan kedua pahanya.
Diraihnya bahu wanita muda tersebut agar berdiri dan memapahnya menuju kamar tidurnya yang terbuka. Di rebahkannya tubuh sintal yang menggairahkan tersebut diatas ranjang. Kembali Sam menekuni tubuh mulus indah tersebut. Ciumannya mulai merambat pada leher yang putih tersebut. Turun ke bawah menemukan lereng bukit dada yang masih terbungkus. Kecupan di jatuhkannya pada pada dada sebelah kiri. Yeyen hanya diam sambil terisak isak. Tak lama penutup dada tersebut menyusul lepas, memamerkan ketelanjangannya dalam kegelapan. Yeyen mencoba menutupi ketelanjangan dadanya dengan bantal. Tetapi tak menyia – nyiakan waktu lagi segera bibir berkumis tersebut mengulum dan menjilat puncak dada Yeyen bergantian kiri dan kanan. Kadang hisapan disertai kuluman menerpa puncak dada yang memerah tersebut.
Sementara itu jari Sam telah berada di pertemuan kedua paha Yeyen. Merabai kebasahannya dan kehangatannya. Kadang menyelinap ke balik kain tipis yang menutupinya. Merabai kehangatan kewanitaannya dengan intens. Dengan sedikit tarikan carik kain tipis tersebut menyusul bra yang telah terlepas lebih dahulu. Praktis Yeyen telah telanjang..!!!
Sam bangkit dan melepaskan semua pakaiannya. Lalu kembali rebah mencumbui apa yang telah di mulainya tadi. Yeyen masih berusaha merapatkan kedua kakinya, mencoba agar lelaki tersebut tak dapat meneruskan niatnya.
“Lebih baik kamu bekerjasama…, agar tak terjadi hal – hal yang lebih fatal..”bisik Sam. Yeyen mengerti akan akibatnya dan mulai membuka kedua kakinya. Dengan perlahan Sampun naik menelungkupi tubuh putih tersebut. Disibakkannya kedua kaki Yeyen agar ia dapat merapatkan pinggulnya. Dan Sam pun bergerak…
Diiringi linangan air mata Yeyen, perlahan kepala kejantanan Sam yang telah siap sedari tadi mulai membelah lepitan kewanitaan yang telah basah tersebut, perlahan terrusa maju hingga amblas dalam liang hangat kewanitaan Yeyen. Tak ada lagi yang bisa di pertahankannya. Semuanya telah terenggut darinya. Kesetiaanya pada suami telah ternoda.
Kini Sam bergerak naik turun diatas tubuh sintal yang menggairahkan tersebut. Memacu nafsunya sendiri. Yeyen hanya bisa diam dengan tubuh yang bergoyang – goyang. Merasakan betapa batang pejal milik Sam keluar masuk pada kewanitaannya. Menghujam tak henti-henti. Keringat Sam telah bersimbah di sana sini, tapi belum juga ia merasa lelah ataupun selesai. Yeyen merasakan persetubuhan yang dialaminya saat ini sangatlah berbeda sekali dengan yang dialaminya bersama suaminya. Tubuhnya pun terbakar dalam nafsu Hunjaman batang pejal Sam pada kewanitaannya mau tak mau dirasakannya sebagai siraman batang hangat.
Klimaks telah dicapai Yeyen. Tapi Sam masih tetap bergerak diatas tubuhnya. Memompa segenap birahinya pada wanita muda yang cantik itu. Tak lama kemudian Sam bergerak makin cepat. Diiringi dengus nafas yang juga makin memburu. Hingga….
Dengan satu hunjaman kuat Sam mengejang. Tubuhnya tersentak – sentak. Diiringi semburan demi semburan hangat memancur keluar dari batang kejantanannya, menyirami kebasahan di dalam kewanitaan Yeyen. Lalu tubuhnya menggelosoh ke samping Yeyen. Mereka terdiam dalam pikiran dan perasaan masing-masing.
Yeyen merasakan tubuhnya sangat capai dan tulang-tulangnya serasa di lolosi. Betapa hancur perasaan dan harga diri Yeyen saat itu. Ia merasa sangat kotor dan berdosa. Malam itu Sam kembali mengulangi hal yang serupa tanpa adanya penolakan dari Yeyen…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s