yeyen hot 2

Posted: January 19, 2012 in Uncategorized

Kembali tangan Sam bergerak, mengelus dan meraba paha langsing wanita muda tersebut. Yeyen yang telah bosan menepis mendiamkan saja tangan tersebut bergerak pada sepanjang batang pahanya. Aliran rasa nikmat mulai timbul saat lelaki tersebut merabanya.
“sudah ah…..aku capai…”ujar Yeyen sembari melepaskan tangannya. Tangannya telah lelah karena memijat bahu dan belakang kepala lelaki tersebut. Apalgi otot tubuh lelaki tersebut keras karena terbiasa berolahraga.
Tanpa di minta Sam berbalik. Kini ia yang gantian memijat bahu Yeyen. Pijatan terasa sangat nyaman bagi wanita muda tersebut. Yeyen diam dan menikmati pijatan yang dilakukan lelaki tersebut. Rasa capainya selama di perjalanan sedikit terobat. Tetapi Sam tak hanya memijat, kadang tangannya mengelus dan meraba bahu yang telanjang tersebut., hingga belakang telinga wanita bertubuh langsing tersebut.
“Ufhh…….”keluh Yeyen merasakan elusan tersebut mulai memancing gairahnya. Sam tak berhenti. Bibir berkumisnya kadang singgah pada bahu telanjang tersebut. Menjilat dan mengecupnya.
“Buka saja deh bajumu…..”pinta Sam.
“Jangan sam…..”sahut Yeyen.
“Buka saja biar aku memijatnya lebih leluasa….”pinta Sam kembali. Akhirnya dengan sedikit rasa enggan kaos ketatnya meluncur lepas melalui kepalanya, meninggalkan tubuh pemakainya. Segera terbentang di depan Sam bahu dan punngung telanjang wanita cantik tersebut.
Kini Sam kembali mendekati leher telanjang tersenut. Mengecup dan menjilatinya dengan perlahan. Lidah kasapnya merasakan setiap pori wanita cantik tersebut mengembang. Lidahnya meluncur naik keatas menemukan telinga lancip. Menjilati dengan lembut belakang telinga di sana. Segera Yeyen merasakan setiap porinya terbuka. Berdiri setiap rambut-rambut halus yang berada disana. Bergantian bagian belakang telinga kiri dan kanan tak tertinggal kan oleh lelaki berkumis tersebut. Yeyen hanya dapat mengeluh
“Uhh……….”keluhannya terdengar lirih.
Kini bibir berkumis tersebuit meluncur kesamping, menjelajahi garis rahang wanita cantik tersebut, terus ke depan dan akhirnya menjumpai bibir ranum yang tersaput gincu tipis. Langsung saja bibir ranum memerah tersebut mendapat kecupan yang bertubi-tubi. Kadang Sam menghisap dan melumat bibir lembut tersebut. Sedangkan kedua tangannya tengah berada pada kait bra milik Yeyen. Tak lama bra tersebut ikut menyusul kaosnya yang terserak di lantai.
Sam segera membalikkan badannya. Kini mereka berhadapan. Kembali bibir ranum tersebut menjadi sasaran bibir berkumis lelaki gagah tersebut. Menghisap, melumatnya dengan perlahan. Lidah kasap milik Sam menerobos sela-sela gigi yang berbaris rapi tersebut, memaksanya membuka. Dan akhirnya lidah tersebut menjelajahi setiap mili bagian dalam mulut Yeyen, menggoda lidah lancip wanita cantik tersebut. Rasa gelora mulai terbit oleh aksinya Sam. Dan Yeyen pun mulai membalas setiap gerakan lidah milik lelaki tersebut. Dengan mata terpejam lidah Yeyen mengimbangi setiap gerakan lidah lelaki itu. hingga saling belit di dalam kebasahan mulutnya.
Kedua tanggannya merangkul ke belakang leher Sam. Sementara itu kedua telapak tangan Sam bermain di dadanya. Meremas dan meraba kedua bukit mulus didadanya. Kadang memijit putiknya yang berwarna merah kecoklatan tersebut.
“Ahh……………..”desah Yeyen mulai terdengar lebih sering, diantara kecipak bibir mereka. Rasanya sekarang tak bisa lagi menghindar karena birahinya sudah mulai terpicu oleh cumbuan Sam.
Kedua tangan Sam yang tadinya berada pada dada Yeyen perlahan turun, menyusuri perut rata , terus ke bawah menemukan garis pinggangya yang terbalut jeans. Setelah melepaskan kancingnya dan menarik ritsnya kedua tangan Sam menarik lepas celana jeans tersebut dengan perlahan. Yeyen membantu dengan mengangkat pinggulnya. Dan akhirnya jeans tersebut bernasib sama dengan pakaian lainnya. Terserak di lantai meninggalkan tubuh pemakainya.
Praktis kini Yeyen tergolek di ranjang tersebut mengenakan secarik kain yang menutupi selangkangannya. Menatap Sam yang kini ikut berbaring disebelah kanannya dengan tatapan bergairah. Nafsunya telah terbangkitkan. Kembali Sam menjelajahi bibir ranum milik wanita muda tersebut dengan tekun. Sementara tangan kanannya meraba dan memijit bergantian pada kedua bukit yang membusung di dada Yeyen. Kadang memilin putiknya dengan gemas.
“Uhh………”desah Yeyen sambil memejamkan matanya. Rasa nikmat yang timbul membutakan hatinya. Yang ada dalam pikirannya adalah permainan ini harus di tuntaskan. Dan yang menuntaskan adalah yang memulainya.. dan juga karena ia tau bahwa lelaki yang tengah menggeluti tubuh indahnya akan dapat mengobati dahaganya. Telah ia rasakan bagaimana lelaki gagah tersebut dapat membuatnya melayang ke alam surga.
Tangan Sam kini menyusuri perut yang rata milik wanita muda tersebut. Merasakan setiap gerakannya menimbulkan erangan dan desahan yang membuatnya makin bersemangat. Tangannya terus turun menemukan karet pakaian dalam yang masih melekat di pertemuan kedua paha wanita cantik tersebut. Meraba dengan perlahan pada garis karet tersebut. Dan tanpa dapat di cegah oleh Yeyen jari tangan tersebut menyelinap terus ke bawah, menemukan kehangatan di balik rambut halus yang berada disana. Merabai kehangatan yang timbul disana.
“Ahh…………”desah Yeyen seraya menggelinjang. Kedua bola matanya mendelik saat jari tangan Sam meraba lepitan kewanitaannya. Menyelusuri belahannya dengan jari tengahnya. Bolak balik jarinya bergerak. Dan setiap gerakan yang perlahan tersebut menimbulkan lecutan-lecutan gairah yang makin menggelora mendera wanita cantik tersebut. Tepat pada benda sebesar kacang tanah di sana jarinya Sam membelai dan mengelusnya dengan intens. Kebasahan mulai timbul pada lepitan tersebut tetapi Sam tak menghentikan gerakannya. Jarinya seolah mempunyai mata untuk tau bagian mana yang dapat membuat Yeyen makin bergairah.
Jari tersebut kembali ke atas, meraih karet kain pembungkus pertemuan paha Yeyen yang telah basah di sana sini. Menariknya perlahan. Yeyen berusaha mencegahnya dengan merapatkan kedua pahanya dan memegangi tangan Sam. Tetapi Sam terus menariknya dan akhirnya Yeyen mengalah pada nafsunya dan keinginan Sam. Carik kain terakhir tersebut jatuh ke lantai. Yeyen kini telanjang…!!!
Kembali kini jari tangan Sam beraksi pada lepitan kewanitaan Yeyen. Meraba dan mengelus lepitan di pertemuan pahanya dengan tekun. Yeyen hanya bisa menggeliat-geliat. Tubuhnya telah terbakar.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s