virna new 3

Posted: June 16, 2012 in Uncategorized

“Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaw ..oooh ..aaaaaaaaauh .. kontolmuu aaaaaaaah aaaaaaaaaauh … luaar biasaa ngacengmuu .. terasa sekaaaaaaaliiiii aaaaaaaaaah sayaaaaaaaaaaang … suamiku sayaaaaaaang .. puasi aaakuu … oooooooooh .. bebaaanku aaaaaaaaah .. malaam ini akan indah, sayaaang “ erang Lyra virna tak karuan dengan melihat bagaimana batangku sudah mulai tenggelam hampir separonya.
“Tahan dulu Mbak .. jangan bernafsu .. bisa cepat orgasme “ kataku menggoda yang disambut keterkejutan Lyra virna namun kemudian menjambak rambutku.
“Aiiiiiiih .. kamu nakal sayaang … suamiku nakal sekali .. papa anak anakku nakaaaaaal sekali … awas yaaa “ ancam Lyra virna dengan menggoda.
“Istriku juga nakaal “ balasku yang disambut dengan tawa Lyra virna.
“Maafin aku sayaang .. aku sudah tidak tahan .. sudah lama aku tidak bercinta .. maafin istrimu jika sampai duluaaaaaaan “ sahut Lyra virna dengan menatapku dan kemudian menekan dengan kuat sehingga batangku yang besar itu kembali menyeruak masuk ke dalam vagina Lyra virna.
Luar biasa sesak vagina Lyra virna itu, sampai sampai Lyra virna menata nafasnya berkali kali ketika batangku baru masuk separo.
“Istrimu bangga punya suami berkontol besaar “ goda Lyra virna dengan membuka matanya setelah menghembuskan nafasnya. Kemudian mengangkat pantatnya dan menekan lagi, gesekan itu sampai membuatku ngilu
“Mbaaaaaaaak aaaaaaaaaaaaaaaaaah .. pelaan yaaaaaaa . uuuh .. memek Mbak Lyra enaaak “ lenguhku tak karuan dengan menahan pinggang Lyra virna.
“Ya sayaang .. istrimu akan memberikan kepuasan cinta padamu .. terimalah Mbak Lyra sebagai orang yang selalu kau puaskaaaaaaaan aaaaaaaaaaaaaaaauh Haaaaaan uuh .. kontolmu benar benaaaaar sesaaak dalam memek Mbak Lyraaaaaa aaaaaaaaaah sssssssshhh sssssssshhh hhhhhhhh “ tahan Lyra virna dengan kembali bernafas karena tidak tahan penisku memaksa kedua daging kanan kiri itu membuka perlahan lahan
“Sakit aaaaaaaaah aaaaaaaaaaauh sayaaaaaaaaaaaaaang aaaaaaaaaauh sssssssssssh ssssssssssssh .. sayaaaaaaang aakuu nggak kuaaaaaaat aaaaaaaaaah ayoo .. bantu istrimu . jangan diam saja “ erang Lyra virna, kujawil pipinya
“Istriku banyak maunya “ godaku yang disambut sikap manja Lyra virna
“Please .. masak istrimu nggak boleh manjaa sama suami .. payah aaaaaaaaah, kulapori sama anak anakmu “ sungut Lyra virna dengan senewen.
“Mbaak .. aku nanti keluar di mana ?” tanyaku mengalihkan pembicaraan
“Di dalam donk ..aaaaaaaaaaaauh “ sahut Lyra virna cepat
“Nggak takut hamil ? “ tanyaku
“Jangan pikirin … please aaayoo deeh tekan ke atas .. jangan diaaaaam “ cubit Lyra virna di lenganku, aku pun menurut dan ikut menekan ke atas, Lyra virna menekan ke bawah sehingga batangku pelan pelan masuk lebih dalam, tinggalkan menyisakan seperempatnya
“Luaar biasa kontolmu sayaaaaaaaang .. aah .. aku takut ketagihan kamuu .. please .. jangaan kapok ya Haan .. bercinta dengan aku “ goda Lyra virna yang mulai menyukai aku
“Lhoo aku khan wajib memberikan kebutuhan batin sama Mbak Lyra, istriku ini “ kataku yang disambut senyum Lyra virna sambil menyibakan rambutnya ke belakang, kemudian mendongak ke atas dengan menggigit bibirnya tidak tahan akan penisku yang besar dan sesak di vaginanya itu, bumerang baginya, ketika dengan paksa menarik ke atas dan turun ke bawah batangku langsung amblas karena tekan besar Lyra virna itu
“Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaauuuuuuuuuuuuuh “ jerit Lyra virna sedang aku hanya menahan rasa nikmat luar biasa, batangku diperas dengan sangat kuat
“Mbaaaaaaaak aaaaaaaaaah aaaakuu bisaa muncraaaaaaaaat “ godaku
“Awas kau Haan .. kalo keluar duluaaaaaaan .. memekku masih sempit ya ?” goda Lyra virna dengan membuka matanya dan kemudian memagutku merangkulkan kedua tangannya di pundakku.
Lyra virna kemudian langsung menaikan badannya dan turun menggenjotku, pelan pelan batangku yang seret itu mulai keluar masuk, Lyra virna sangat hati hati menggenjot
“Aaaaaaah sayaaaaaaaaang uuuuuuuuuh . kontolmu aaaah aaaaaaah kaaamuu ngajarin jorok nih .. nyebut nyebut kontol ..pleasee .. ayo sayaang .. ayoo “ ajak Lyra virna dengan bergerak pelan pelan.
Kami berpacu dengan gerakan pelan genjotan Lyra virna, kuremas buah dadanya dengan lembut membuat Lyra virna mendongak ke atas
“Sayaaaaaaaaaaaang aaaaaaaaaaaaah .. enaaaaaaaaaak sssssssh ssssssssshhh … teruuuuuus aaaah aaaaaaaaah aaaaaaaach nggg .. ngg ngg …….mmmmmmmmmmmmmhhhhh .. huuuuuuuuuh ..ssssssssssssshhh “ desis Lyra virna dengan terus menggenjotku naik turun.
Sudah lebih lima menit Lyra virna menggenjotku, kini Lyra virna menggenjot dengan lebih cepat
“Ayooo suamiku sayaang .. remees susu istrimu .. “ ajak Lyra virna dengan bergerak lebih cepat, batangku semakin lancar keluar masuk vaginanya itu
“Aaaaaaaaah sssssssssh “ desisku tak karuan merasakan nikmatnya bercinta dengan janda Lyra virna ini.
Lyra virna menggenjot semakin cepat karena tidak tahan, jepitan vaginanya menyempit dengan cepat, hujaman demi hujaman cepat dan keras membuat aku ikut terpejam menikmati genjotan Lyra virna yang semakin liar.
“Sayaaaaaaang aaaaaaah nggaaak kuaaaaaaaaaat “ teriak Lyra virna dengan penuh keringat birahi itu.
Genjotan demi genjotan itu akhirnya membuat Lyra virna mendapatkan orgasmenya yang pertama belum genap sepuluh menit, Lyra virna membusung memberikan buah dadanya dengan kuremas kuat untuk memberikan rasa maksimal orgasme
“Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaah sssssssssssssshhhhh ssssssssssssssh ………hhhhhhhhh hhhhhhhh “ erang Lyra virna dengan mendongak ke atas, kemudian tubuhnya menegang dengan mata yang hanya terlihat memutih, tubuhnya kemudian lemas dengan cepat dan kupeluk. Benaman sangat kuat selakangan Lyra virna membuat batangku luar biasa dijepit. Lyra virna kemudian berkelonjotan dalam pelukanku, rambutnya acak acakan.
Lyra virna 005Kuelus elus punggung mulus Lyra virna itu untuk memberikan rasa nyaman, kudiamkan Lyra virna menikmati sisa sia orgasmenya. Pelan pelan tubuh basah keringat itu hanya terdengar nafasnya, geliat tubuhnya diam.
Tak lama kemudian Lyra virna menggeliat dan menarik tanganku, ditatapnya aku dengan tersenyum
“Terima kasih suamiku .. aku puaaas ..sekarang terserah kamu .. makasih ya Sam .. kamu bisa melepaskan beban hidupku .. aaakuu puas sayaang .. aku menjadi ringan sekarang .. entah aku harus membalas dengan apa ?’ kata Lyra virna dengan memandangku mesra
“Jadikan aku papa bagi anak anakmu Mbak Lyra “ kataku dengan jujur, Lyra virna memandangku lama
“Yakin ?” tanya Lyra virna
“Yakin Mbak .. aku cinta Mbak Lyra .. “
“Kau siap kecewa jika kita gagal ?” tanya Lyra virna menegaskan lagi.
“Siap Mbaak .. namun setidaknya kita tetap bercinta jika tida jadi “ tawarku
“Siapa takut “ jawab Lyra virna dengan enteng dan memagutku mesra, kami berpagutan sangat lama, Lyra virna menikmati setiap pagutan itu dengan penuh perasaan.
“Sekarang giliranmu, Sam .. semoga kau menjadi papa bagi mereka “ goda Lyra virna dengan cekikikan.

Lyra_YuniarqTubuh mulus Lyra virna itu penuh dengan keringat membanjir, tubuhku yang kupeluk dengan masih berada dalam pangkuanku, penisku tertancap dalam memek Lyra virna yang terasa sangat hangat. Lyra virna masih memelukku erat, menggenggam tanganku dengan erat, rambutnya berantakan, nafasnya kacau setelah menggenjotku bertubi tubi, wanita ini benar benar meluluhlantakan hatiku, kemolekan dan kemontokannya sangat menggodaku, bibirnya yang sangat seksi itu sangat nikmat bila kuajak berpagut, Lyra virna menarik kepalanya yang bersandar di pundakku, menatapku dengan penuh kemesraan bak pegantin baru, kepalanya menggeleng geleng dan kemudian tersenyum padaku, diaturnya rambut panjang itu kemudian mengelus elus lenganku. Lyra virna kemudian mengajakku kembali berpagut, Lyra virna menkmati pagutan demi pagutan yang mesra itu, aku pun larut dalam pagutan itu, lidah kami saling bersentuhan, bibir kami saling menghisap pelan pelan, setiap mili dan setiap detik kami menikmati cumbuan bibir kami. Tanganku bermain dengan buah dada yang kuremas remas dengan lembut, kurasakan kekenyalan buah dada montok itu. Kupermainkan punting susunya, kemudian kuremas dengan sedikit kuat membuat Lyra virna meronta
“Aaaaaaaaaaaaih .. sayaaaaaaaaang .. kamu nakaaaaaal aaaaaaaaaaaah .. “ sungut Lyra virna dengan senyum menggoda. Senyumnya sumringah akibat senang diberi kepuasan batin setelah lama menjanda. Nafasnya sudah mulai teratur kembali.
Aku kemudian mendorongnya agar rebahan, kedua kaki Lyra virna melebar untuk memberikan ruang padaku untuk menggenjotnya.
“Sayaaaang .. suamiku sayaaaaaaaaaang .. genjot istrimu .. genjot Mbak Lyra sayaang .. ayo keluarkan pejumu .. hamili aakuu .. hamili istrimu .. beri anak ketiga sayaaaaaaaaaaang .. “ rengek Lyra virna tak tahan, bibirnya tersungging senyum, kemudian matanya memejam menunggu reaksi menggenjotnya.
“Sabar Mbak Lyraa .. sabaaaaaaaaaaar .. Mbak Lyra menyamping deeh .. aku pengin menggenjot istriku dengan posisi yang kusuka .. “ ajakku yang disambut dengan membukanya mata Lyra virna kemudian tersenyum.
“Sayaaaaaaaang aaaaaaaaaah .. mmmmmmmmmmhhh .. kontolmu benar benar hangat sayaaaaaaaaang .. Mbak Lyra sukaaa .. Mbak Lyra cinta sama kamu .. puaskan aku sayaaaaaaaang .. puaskan segera .. beri Mbak Lyra benihmu .. tanamkan bibitmu sayaaaaaaaang … “ rengek Lyra virna lagi tak sabaran merasakan genjotan itu.
Kuangkat kaki kanannya itu sehingga kini Lyra virna berposisi bertumpu dengan pinggang kirinya, aku memposisikan diri lebih enak, kupegang kedua bukit kembarnya, tangan kiriku menyelusup di bawah pinggangnya kemudian memegang buah dada sebelah kanan, tangan kananku memegang buah dada sebelah kiri

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s